Rabu, 29 Mei 2013

Problem : Kenapa Setiap Booting Keluar Perintah "Press F1 to Continue"?

Perintah "Tekan F1 untuk Melanjutkan" yang muncul setiap menyalakan komputer terjadi karena kesalahan BIOS menerjemahkan hardware dan settingan lain. Biasanya, teknisi atau yang mengerti tentang komputer membacanya sebagai kelemahan Baterai CMOS menyimpan settingan BIOS. Padahal, ada beberapa masalah yang tidak selalu berhubungan dengan Baterai CMOS.

Perintah "Press F1 to Continue" umumnya disertai dengan keterangan lain, seperti:

1. Keyboard Error or No Keyboard Detected
2. Processor Microcode Update Failure
3. Floppy Disk Not Found
4. Primary Master Hard Disk Error
5. Cmos Checksum Bad, Cmos Date/Time Not Set

Kadang kata-katanya tidak persis seperti di atas tapi intinya sama. Nah, terbuktikan kalo masalah "Press F1 to Continue" tidak selalu berurusan dengan baterai? Lalu bagaimana solusinya? Yuk kita bahas dalam Catatan David Usman kali ini. 

Yang pertama, adalah perintah untuk mengecek perangkat Keyboard anda. Bila anda yakin dengan perangkat Keyboard anda, cobalah mengencangkan soket keyboard yang berhubungan dengan komputer. Bila setelah anda mengencangkan tombol F1 yang anda tekan komputer berjalan berarti masalah anda sudah teratasi. Jika tidak, coba cek mengenai Keyboard yang tidak berfungsi DISINI

Yang kedua, berhubungan dengan processor anda. Bisa jadi, anda mencoba meng-upgrade processor anda dengan processor yang lebih tinggi tetapi Motherboard anda tidak mendukung untuk processor yang anda upgrade. Bila demikian, kembalikan processor anda ke processor awal. Meski dengan menekan F1 program anda berjalan normal, tetapi timbulnya perintah "Press F1 to Continue" tentu sangat mengganggu. Bila anda menerima perintah tersebut dari awal komputer anda dapatkan, coba cari tahu di Google berapa Processor yang optimal untuk Motherboard anda. 

Ketiga, Floppy Disk Not Found. Tentu mudah mencari jalan keluarnya. Anda cukup masuk ke BIOS lalu menyetting Floppy Disk dalam posisi Disable untuk mematikan settingan Floppy Disk. 

Ke empat, berhubungan dengan harddisk anda. Bisa jadi harddisk anda memang rusak. Bisa jadi juga kabel data (IDE) anda rusak sehingga komputer tidak bisa mendeteksi harddisk anda bahkan bisa jadi pula kerusakan pada power yang menuju ke harddisk. 

Nah, yang kelima ini baru berhubungan dengan Baterai CMOS. Anda selalu menyetting tanggal dan waktu tetapi tidak tersimpan? Kemungkinan besar Baterai CMOS lah biang keladinya. Tetapi tunggu dulu, Baterai CMOS bukanlah satu-satunya permasalahan. Bisa jadi, CMOS/BIOS anda memang sudah error. Hingga, anda perlu mengganti BIOS bila memungkinkan. Masalahnya, belum tentu mudah untuk mengganti BIOS diantara berjuta Motherboard. Dan Copy BIOS pun bukan hal yang mudah untuk di lakukan. Karena itu, bila BIOS anda yang rusak, rasanya anda memang harus pasrah dan cukup puas dengan kondisi ini. 
Lalu bagaimana membedakan bahwa yang rusak adalah Baterai CMOS atau BIOS? Cukup mudah. Setting Jam dan Tanggal di BIOS. Keluar dari BIOS, bila tetap terdapat tulisan "Date/Time Not Set" maka besar kemungkinan BIOS anda rusak. Sebab, bila karena masalah BATERAI seharusnya akan tetap tersimpan ketika komputer masih dalam kondisi hidup. Bahkan bila baterai bermasalah, selama kabel listrik anda masih tertancap, BIOS akan tetap tersimpan.  
Bila sudah jelas karena masalah baterai. Ganti Baterai anda dan jangan lupa menyetting tanggal dan waktu anda. Sebab, permasalahan waktu dan tanggal akan berpengaruh pada program anda yang lain.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar